Harga mobil listrik Eropa naik 28%, harga mobil listrik Cina terus turun

This text has been translated automatically by NiuTrans. Please click here to review the original version in English.

wuling-hong-guang-mini-ev-INSIDEEVs
(Source: INSIDEEVs)

Laporan perusahaan analisis data otomotif Jato Dynamics menunjukkan bahwa harga mobil listrik (EV) telah turun tajam di China selama dekade terakhir, tetapi telah meningkat di negara-negara Barat.

Data menunjukkan bahwa sejak 2011, harga rata-rata EV baru di China telah turun 47% dari 41.800 euro ($48.825) menjadi 22.100 euro. Sementara itu, harga rata-rata di Eropa naik 28 persen dari 33.292 euro pada 2012 menjadi 42.568 euro pada 2021.

China telah mengambil langkah besar dalam industri kendaraan listrik global selama dekade terakhir dan telah banyak berinvestasi sejak 2009. Saat ini, pemerintah Cina secara bertahap mengurangi insentif konsumsi, sementara di Eropa, produsen mobil listrik masih sangat bergantung pada subsidi pemerintah untuk membuat mobil mereka terjangkau oleh konsumen lokal.

Lihat juga:BYD mengirimkan Tang Electric Vehicle di Norwegia dan meluncurkan rencana untuk memasuki pasar Eropa

Dalam dekade terakhir, harga rata-rata kendaraan listrik juga telah meningkat 38% di Amerika Serikat. Selain itu, pada periode yang sama, harga mobil listrik naik 52% di Inggris dan 54% di Belanda.

Ketersediaan kendaraan listrik berbiaya rendah di pasar Cina sangat menarik, dengan beberapa model domestik dijual dengan harga serendah 3.700 euro. Sebaliknya, konsumen di Eropa dan Amerika Serikat masing-masing menghabiskan setidaknya 15.470 euro dan 24.800 euro ketika membeli mobil listrik.