Trip.com akan menghadirkan mode kerja hybrid di seluruh perusahaan

Perusahaan perjalanan online Trip.com Group mengumumkan pada hari SeninIni akan menerapkan mode kerja campuranSeluruh perusahaan. Mulai 1 Maret, setiap hari Rabu dan Jumat, departemen bisnis dan departemen fungsional perusahaan dapat memilih lokasi kantor sesuai dengan kebutuhan aktual, dan secara bertahap menerapkan mode kerja campuran 1 hingga 2 hari seminggu.

Trip.com Group mengatakan tujuan sistem kerja baru tidak hanya untuk pencegahan dan pengendalian epidemi, tetapi juga untuk menghilangkan stres bagi karyawan yang perlu merawat keluarga dan anak-anak mereka, yang mereka harapkan dapat membantu meningkatkan kesuburan.

Trip.com Group juga mengeluarkan kebijakan pendukung seperti aplikasi karyawan, proses manajemen, dan dukungan peralatan, yang berarti bahwa perusahaan ini menjadi perusahaan besar pertama di China yang benar-benar menerapkan model kerja campuran.

Mengingat waktu komuter bisa mencapai 1-2 jam, pola kerja baru ini banyak dicari warganet. “Model kerja hybrid menjadi tren global dan diharapkan lebih banyak perusahaan akan mengikuti dan mempromosikannya,” kata Ketua Trip.com Group Liang Jianzhang.

Segera setelah berita itu keluar, seorang netizen berkata: “Mode kerja ini patut ditiru dan meningkatkan kebahagiaan dan fleksibilitas karyawan.” Beberapa netizen juga menyatakan keprihatinan bahwa ini akan mengaburkan batas antara pekerjaan dan kehidupan, dan bahwa bekerja dari rumah setara dengan 24 jam sesuai panggilan.

Untuk mempromosikan mode kerja hybrid, Trip.com Group telah memulai beberapa putaran percobaan kerja hybrid. Pada awal 2010, perusahaan telah memulai percobaan kerja campuran staf layanan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bekerja dari rumah meningkatkan gaji kinerja karyawan sebesar 13%, kepuasan karyawan lebih tinggi, dan tingkat turnover berkurang sebesar 50%.

Setelah epidemi, Liang Jianzhang sekali lagi menganjurkan eksperimen kerja campuran yang lebih luas. Menurut Trip.com Group, putaran promosi ini didasarkan pada eksperimen kerja campuran dengan lebih dari 1.600 peserta sejak Agustus 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah hampir setengah tahun percobaan, kesediaan karyawan untuk berpartisipasi telah meningkat menjadi hampir 60%, dan tingkat turnover telah turun sekitar sepertiga, yang tidak memiliki dampak signifikan pada upah kinerja.

Lihat juga:Trip.com: Olimpiade mendongkrak wisata es dan salju Imlek

Dalam survei terhadap karyawan yang mendukung pola kerja campuran, Trip.com Group merangkum tiga alasan utama: waktu perjalanan yang lebih sedikit dan efisiensi yang lebih tinggi, keseimbangan kerja dan kehidupan yang lebih baik bagi karyawan, dan perasaan yang lebih bahagia dan kreatif.